HUKUM MEMOTONG KUKU
Sunnah memotong kuku itu Pada Hari Senin,Kamis atau Jum'at. Hendaknya jangan memotong kuku dihari yg lainnya..karna ada "atsar" yg lemah bahwa jika memotong kuku di hari tersebut akan menyebabkan beberapa penyakit,Di riwayatkan dalam hadits bahwasanya Rosulullah bersabda _Barang siapa yg memotong kuku pada hari rabu lalu dia terkena penyakit kudis,maka janganlah sekali" menyalahkan (apapun) kecuali dirinya sendiri (yg menyebabkannya
Ada seorang 'Ulama mendengar hadits tersebut lalu ia berkata Ahhh...ini Hadits nya Dho'if(lemah)..aku tidak akan memotong kuku kecuali pada hari rabu.Ketika dia memotong kukunya pada hari rabu..ia terkena penyakit Kudis,Padahal dia adalah Orang yg Sholih,tapi kadang" Hawa nafsu menang dari sebagian orang" Yg sholih. Saat orang sholih itu tertidur,ia bermimpi bertemu dengan Rosulullah,Orang sholih itu mengadukan kepada Rosulullah Ya Rosulullah..aku terkena penyakit kudis Rosulullah menjawab Bukankah telah sampai kepadamu satu hadits yg dimana aku melarang untuk memotong kuku dihari rabu? Orang sholih itu menjawab Ya Rosulullah..tapi hadits itu tidak shohih,maka dijawab oleh nabi Bukankah telah dikatakan bahwa itu dariku?Lalu rosul meniup bagian tubuhnya yang terkena kudis dan dengan izin allah penyakit kudis orang itu sembuh
Habib salim berkata "Dia itu orang yg Sholih..Adapun seperti kita janganlah seperti itu"
Ketawadhu-an beliau mengatakan bahwa dirinya tidak sholih,Padahal gelar beliau "Shultonul 'ilm" Pemimpinnya para 'ulama
Ketawadhu-an beliau mengatakan bahwa dirinya tidak sholih,Padahal gelar beliau "Shultonul 'ilm" Pemimpinnya para 'ulama
Dikatakan juga bahwasanya barang siapa yg memotong kuku pada hari sabtu,akan terkena penyakit Akalah .. Apa itu penyakit "Akalah" ? Penyakit Akalah adalah penyakit yg memakan (menggerogoti) tulang sedikit demi sedikit hingga habis.
Kesimpulannya hendaklah memotong kuku hanya pada hari senin,kamis atau jum'at
Al-Habib idrus bin umar al-Habsy memotong kukunya pada saat setelah ashar dan berkata Sesungguhnya hari jum'at adalah hari pengampunan..aku suka jika semua anggota tubuhku mendapat ampunan_
Al-Habib salim meneruskan mengajarkan cara memotong kuku -
Jika kamu memotong kuku..potonglah dari tangan sebelah kanan dimulai dari
"Jari kelingking" kemudian "Jari manis" kemudian "Jari tengah" kemudian "Jari telunjuk" kemudian "Jempol"..
"Jari kelingking" kemudian "Jari manis" kemudian "Jari tengah" kemudian "Jari telunjuk" kemudian "Jempol"..
Lalu pada tangan sebelah kiri dimulai dari
"Jari telunjuk"
kemudian "Jari tengah" kemudian "Jari manis" kemudian "Kelingking" kemudian diakhiri "Jempol"
"Jari telunjuk"
kemudian "Jari tengah" kemudian "Jari manis" kemudian "Kelingking" kemudian diakhiri "Jempol"
#Berkata sebagian 'Ulama bahwa hendaknya memotong dengan cara ini,yaitu dengan cara sebagaimana yg dikatakan didalam sya'ir Potonglah kukumu sesuai sunnah dan adab dengan tangan kanan urutan خوابس sedangkan tangan kiri dengan urutan اوخسب
Tangan kanan "خوابس"
Urutannya :
Kho (خ) itu "Kelingking"
Wau (و) itu "Jari tengah"
Alif (ا) itu "Jempol"
Ba (ب) itu "Jari manis"
Sin (س) itu "Telunjuk"
Kho (خ) itu "Kelingking"
Wau (و) itu "Jari tengah"
Alif (ا) itu "Jempol"
Ba (ب) itu "Jari manis"
Sin (س) itu "Telunjuk"
Sedangkan tangan kiri "اوخسب"
Urutannya :
Alif (ا) itu "Jempol"
Wau (و) itu "Jari tengah"
Kho (خ) itu "Kelingking"
Sin (س) itu "Telunjuk"
Ba (ب) itu "Jari manis"
Urutannya :
Alif (ا) itu "Jempol"
Wau (و) itu "Jari tengah"
Kho (خ) itu "Kelingking"
Sin (س) itu "Telunjuk"
Ba (ب) itu "Jari manis"
Kemudian beliau melanjutkan
Silahkan menggunakan cara yg pertama atau kedua...semuanya sesuai sunnah nabi dan hendaknya saat memotong kuku,kamu dalam keadaan suci (Berwudhu) (Agar anggota tubuh yg terlepas dalam keadaan suci) baik daei hadats kecil maupun hadats besar,karena "Setiap anggota tubuh yg terlepas darimu akan dikembalikan pada hari kiamat".
Jika kamu memotong kuku dalam keadaan junub,maka kuku tersebut nanti akan meminta pertanggung jawaban darimu kelak. Oleh karena itu jika kamu memotong sesuatu dari tubuh baik rambut maupun kuku "Sebaiknya" Kamu dalam keadaan suci dari hadats kecil maupun besar.
Jika kamu memotong kuku dalam keadaan junub,maka kuku tersebut nanti akan meminta pertanggung jawaban darimu kelak. Oleh karena itu jika kamu memotong sesuatu dari tubuh baik rambut maupun kuku "Sebaiknya" Kamu dalam keadaan suci dari hadats kecil maupun besar.
Dan setelah kamu memotong kuku..maka cucilah ujung kuku dengar air karena jika kamu tidak mencuci kukumu setelah dipotong..lalu menggaruk tubuhmu memungkinkan akan menimbulkan *penyakit kudis*. Jika kamu sudah mencucinya maka tidak akan terjadi apa" Untuk menggaruk dan sebagainya.
Begitulah seperti apa yg dikatakan para 'Ulama dan yg telah mencobanya
AL-Imam Suftyan ats-sauri Rohimahullahu ta'ala berkata "Tidaklah satu hadits nabi sampai kepadaku kecuali aku akan mengamalkannya walaupun hanya sekali"
SHARING ILMU AQIDAH ISLAM YANG BENAR
No comments:
Post a Comment