Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah story telling dan diskusi tanya jawab mendapatkan informasi tentang jejak sejarah keberadaan agama Budha di tanah papua yang akan di sampaikan langsung oleh narasumber yang berada di Vihara Pagoda Sapta Ratna.
Vihara Buddha Jayanti ini terletak di jalan jendral ahmad yani No. 49 Sorong. Dibangun pada tahun 1986 pembangunan 1988 peresmian atas inisiatif beberapa tokoh masyarakat Buddha yang menginginkan agar Umat Buddha di kota Sorong punya tempat ibadah yang layak seperti agama lainnya. Dan tanpa kesulitan apapun, Vihara ini akhirnya berdiri.
Dari Pagoda Vihara, kami harus melewati beberapa anak tangga dulu menuju Vihara Utama. Dan setelah sampai di Puncak, kami kembali dibuat takjub dengan pemandangan indah kota Sorong dan Lautnya dengan beberapa Kapal yang sedang berlayar…ditambah warna mentari yang hampir kembali ke paraduannya, kami jatuh cinta dibuatnya. Vihara tampak sepi siang itu, pintu masuk ke dalam ruang utama Vihara-pun terkunci, saya hanya bisa memotret bagian dalam ruangan utama Vihara
Setelah mengagumi pemandangan dan bagian dalam Vihara, saya beralih ke sekitar pelataran Vihara. sebuah Lonceng, tempat menaruh dupa, dan beberapa ornament Buddha yang menarik perhatian. Yang kami sayangkan tidak ada guide yang bisa menjelaskan sejarah dan apa saja yang berkaitan dengan Vihara ini, sehingga cara kami menikmati sore di Vihara itu hanya dengan mengabadikan moment. Usai menikmati pemandangan alam dan bangunan yang begitu memanjakan mata, kami berbincang didalam vihara mengenai merajut kebhinekaan tentang sejarah vihara, ciri khas ibadah umat budha,
Namun, yang paling menarik adalah hiasan di area luar pagoda tersebut Tampak menghiasi langit-langit pagoda yang didominasi warna merah, sejumlah ukiran kayu bernuansa Papua yang menghiasinya. Jelas terlihat adanya akulturasi budaya serta toleransi di dalamnya. Papua barat tepat di sorong indeks kerukuran antar umat beragama 87%.
Perdamaian erat kaitannya dengan saling toleransi, mendengarkan dan memahami, serta mengurangi perdebatan yang tak perlu adalah kunci yang paling penting.
No comments:
Post a Comment