Wednesday, July 4, 2018

"JIKA HIDUPMU SERING SUSAH, LIHATLAH SHOLAT SHUBUHMU"

"JIKA HIDUPMU SERING SUSAH, LIHATLAH SHOLAT SHUBUHMU"

Waktu saya dalam kesusahan hidup, pernah kadang terbersit "Ya ALLAH, kan saya sudah melakukan semuanya, Sholat sudah, ngaji sudah, sedekah sudah kok tetap saja ada masalah???"Begitulah kita, kalo boleh demo dengan ALLAH, mungkin kita juga pernah merasakan.Ternyata kesusahan yang ALLAH hadirkan tadi karena ALLAH SAYANG dan akan memberikan HADIAH.

Apa hadiahnya???
ILMU lah hadiahnya.
Kalau tidak diingatkan saya tidak akan memikirkannya.
Dari situlah saya coba cari tahu, apa yang salah?
Saya mulai 'tafakur...' dari sekian... kesalahan dan dosa yang dilakukan, baik yang benar-benar dosa maupun dosa yang dilakukan saat ibadah.
Yang mencolok adalah ketika saya sadar sholat subuh saya sering terlambat.
Berawal dari guru saya cerita, beliau juga pernah babak belur waktu muda dan setelah dicek karena sholat subuhnya asal-asalan.
Sehingga ketika saya diskusi ke beliau, beliau mulai dengan 1 pertanyaan.

SHOLAT SUBUH KAMU JAM BERAPA ...???
Dengan enteng saya jawab dan merasa tidak bersalah; "jam 5 kadang lewat-lewat sedikit"
Beliau pun bergumam Hhmmm, pantesan 
Bagaimana mau membangun rumah tangga???
 Bagaimana mau membangun usaha???
 Apalagi mau membangun negara???
Jadi kalau ada calon anggota DPR,atau Calon Pemimpin Kepala Daerah tidak pernah kelihatan sholat berjama'ah di masjid khususnya SHOLAT SUBUH, TIDAK USAH DIPILIH, YAKINLAH hidupnya sedang banyak masalah)Kalaupun REZEKI mereka Berlimpah, Usahanya Lancar, lihat saja nanti, jika sholatnya tidak terjaga, khususnya SUBUH, banyak masalah yang di hadapinya, baik masalah kesehatan, masalah keluarga dll.!!!
(ALLAH mengingatkan karena ALLAH SAYANG agar kita TAAT dan berubah)
Nah kalau bangun Subuhnya saja bermasalah!!!

Iya... Bener SUBUH!!!
Disitu saya langsung sadar, dan memang coba kita perhatikan, orang-orang tua kita jaman dulu yang Sholat Subuhnya disiplin berjamaah di masjid bukan hanya rejekinya dicukupkan ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA, tetapi tubuhnya sehat terjaga.
Nah sebelum kita _*'muhasabah'*_ dosa-dosa kita yang lain... coba cek sholat Subuh kita, sholat Subuh Istri kita...!!!
Jam berapa dan dimana...???
Kalau untuk laki-laki sudah jelas berjamaah di MASJID.
Buat perempuan mesti diawal waktu.
Memangnya ada apa dengan sholat Subuh???
Satu hal yang pasti saat Subuh, ALLAH perintahkan jutaan malaikat-Nya untuk membagikan rejeki.
Baik yang mohon ketenangan hidup, mohon sehat, mohon hutangnya lunas, mohon usaha, mohon kerjaan...
*Nah bagaimana kita mau dapat!!!*
*Pas pembagian kita masih terlelap tidur.*
Benar tidak... ???
Jadi wajar kalau hidup penuh masalah, karena kita tidak kebagian kebaikan dari ALLAH saat Subuh.

Lihatlah apa yang ALLAH beritakan tentang Subuh...
‎أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآَنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآَنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا
Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Shubuh. Sesungguhnya shalat Shubuh itu disaksikan (oleh malaikat).
(Qs. Al-Isra’ : 78).

Kenapa hanya sholat Subuh yang diingatkan ALLAH???
Coba pikir sendiri. Jadi jika kita masih ada masalah hidup yang belum selesai, salah satunya lihatlah *SHOLAT SUBUHNYA ... !!! Kalau ini sudah dilaksanakan, insyaAllah barokah ALLAH pasti akan menghampirinya.
TURKI sudah membuktikan...!!! 
TURKI memiliki banyak *Kemajuan dan Perubahan,*
TURKI menjadi Negara Maju dan Negara yang di SEGANI dan Diperhitungkan, itu hanya berawal dari gerakan SHOLAT SUBUH berjamaah.
Satu negara saja ALLAH bisa mengubah, apalagi cuma satu orang saja atau satu rumah tangga, terlalu kecil bagi ALLAH.

 *Mari kita perbaiki Sholat Subuh kita terlebih dahulu...!!!*
SEMOGA KITA BISA SELALU ISTIQOMAH

Dengan apa menutup kaki ?

Dengan apa menutup kaki?


Kaki sebagaimana aurat yang lain, ditutup dengan pakaian yang longgar, tidak tipis, tidak transparan, tidak memperlihatkan bentuk atau lekukan. Adapun qadam (dari pergelangan kaki ke bawah; punggung telapak kaki) boleh ditutup dengan kaus kaki atau dengan menjulurkan pakaian sehingga menutup seluruh kaki.Al Lajnah Ad Da’imah Lil Buhuts Wal Ifta menyatakan,

الواجب عليها ستر القدمين عند جمهور أهل العلم ،وقد جاء في حديث أم سلمة أنها سئلت : هل المرأة تصليفي درع وخمار ؟ قالت في جوابها : إذا كان الدرع سابغا يغطي ظهور قدميها تصلي في درع سابغ يستر أقدامها ، أو تكون في أقدامها شراريب ، هذا هو المشروع عند جمهور أهل العلم ، يجب عليها ستر القدمين ، إما بكون الثياب ضافية ، أو باتخاذ جوارب في الرجلين ، هذا هو المشروع لها ، وهو الواجب عند جمهور أهل العلم .

“wajib untuk wanita menutup kedua qadam, menurut jumhur ulama. Sebagaimana terdapat dalam hadits Ummu Salamah, bahwa ia bertanya: ‘Apakah seorang wanita boleh shalat dengan mengenakan baju panjang dan penutup kepala tanpa mengenakan kain?’ Nabi menjawab, ‘Boleh, jika baju itu luas yang biasa menutupi kedua qadam-nya’. Maka shalatlah dengan baju panjang yang cukup untuk menutupi kedua qadam, atau memakai kaus kaki. Inilah yang disyariatkan menurut jumhur ulama. Wajib menutup kedua qadam-nya, baik dengan kain tambahan (yang menutup qadam) atau dengan menggunakan kaus kaki. Ini lah yang disyariatkan dan diwajibkan menurut jumhur ulama” (Fatawa Nurun ‘alad Darbi, 7/257)

Dalam fatwa yang lain dijelaskan,
المشروع سترهما بالجوربين أو بإرخاء الثياب ، أرخت الثياب حصل المطلوب ولو ما كان هناك جوربان

“disyariatkan menutup kedua qadam dengan kaus kaki atau dengan menjulurkan pakaian. Jadi pakaian dijulurkan hingga cukup untuk menutup kedua kaki jika tidak memakai kaus kaki” (Fatawa Nurun ‘alad Darbi, 7/259).

Namun, jika Muslimah menutup kaki dengan kaus kaki, sebaiknya hindari warna kaus kaki yang menyerupai warna kulit. Karena dengan warna kaus kaki yang mirip kulit membuat seakan-akan seperti kulit yang terlihat, maka tidak tercapai maksud dari menurup aurat di sini. Ketika ditanyakan kepada Syaikh Ali Ridha Al Madini hafizhahullah, “Ya Syaikh, bolehkah bagi wanita memakai kaus kaki yang sewarna dengan warna kulit, sehingga kalau dia sedang jalan atau terkena angin seakan-akan kulitnya kelihatan?”, beliau menjawab, “yang demikian tidak diperbolehkan” (Sumber di sini). Maka gunakanlah kaus kaki yang berwarna gelap dan juga tebal hingga tidak menampakkan kulit sedikit pun.

HIJRAH ITU PERUBAHAN

" *HIJRAH ITU PERUBAHAN* "

Hijrah tidak sekedar berarti perpindahan tapi lebih bermakna perubahan.Secara keseluruhan ajaran Islam adalah ajaran perubahan, bergerak menjadi.Islam itu sendiri adalah agent of change (agen perubahan).

Setidaknya ada 4 pilar perubahan yg dikumandangkan
Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam sejak turunnya Risalah Kenabian,
hingga terbentuk tatanan masyarakan yang kuat, disegani dan berbudaya:
1. Mina al-kufr ila al-iman (dari kufur berubah jadi iman),
2. Min al-syirk ila al-tauhid (dari syirik berubah jadi tauhid),
3. Min al-jahiliyyah ila al-Islamiyyah (dari kebodohan berubah jadi kepasrahan),
4. Min al-dzulumat ila al-nur (dari kegelapan berubah menjadi pencerahan).

Kini rambut kita berubah tidak seperti tahun lalu, uban semakin banyak, botak semakin lebar.
Wajah kita berubah, tidak seperti tahun lalu, tambah berkerut, pipi kendur.
Mata kita berubah, semakin kurang penglihatan, pandangan jadi kabur.
Tenaga kita tak sekuat dulu, berubah menjadi semakin lemah dan loyo.
Secara fisikal lambat laun badan kita berubah menjadi semakin lemah.
Biarkan fisik kita berubah menjadi lebih lemah, tapi nalar pikiran kita harus berubah menjadi lebih cerdas.
Hati nurani kita berubah menjadi lebih tenang dan lembut.
Jiwa kita berubah menjadi lebih lapang, lebih santun, lebih sayang, dan lebih tenteram.

Berubah itu sunnatullah
Berubah menjadi lebih baik.
Berubah menjadi lebih kaya.
Berubah menjadi lebih tenteram.
Berubah menjadi lebih peduli.
Berubah menjadi lebih sehat.
Berubah menjadi lebih maju.
Berubah menjadi lebih dinamis.
Kita berubah maka pertanda Kita masih hidup.
Kita statis, maka sejatinya Kita telah mati.

Firman Allah Ta'ala :
ﻭَﻣَﻦ ﻳُﻬَﺎﺟِﺮْ ﻓِﻲ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻳَﺠِﺪْ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻣُﺮَﺍﻏَﻤًﺎ ﻛَﺜِﻴﺮًﺍ ﻭَﺳَﻌَﺔً ۚ
ﻭَﻣَﻦ ﻳَﺨْﺮُﺝْ ﻣِﻦ ﺑَﻴْﺘِﻪِ ﻣُﻬَﺎﺟِﺮًﺍ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟِﻪِ ﺛُﻢَّ ﻳُﺪْﺭِﻛْﻪُ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕُ ﻓَﻘَﺪْ ﻭَﻗَﻊَ ﺃَﺟْﺮُﻩُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ۗ ﻭَﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻏَﻔُﻮﺭًﺍ ﺭَّﺣِﻴﻤًﺎ
Barangsiapa berhijrah di jalan Allah,
niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak.
Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya,
kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju),
maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah.
Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(QS. An Nisaa’ 100]

Hadits :
ﺍﻟْﺄَﻋْﻤَﺎﻝُ ﺑِﺎﻟﻨِّﻴَّﺔِ ﻭَﻟِﻜُﻞِّ ﺍﻣْﺮِﺉٍ ﻣَﺎ ﻧَﻮَﻯ ﻓَﻤَﻦْ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﻫِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟِﻪِ ﻓَﻬِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ
ﻭَﺭَﺳُﻮﻟِﻪِ ﻭَﻣَﻦْ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﻫِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﻟﺪُﻧْﻴَﺎ ﻳُﺼِﻴﺒُﻬَﺎ ﺃَﻭْ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓٍ ﻳَﺘَﺰَﻭَّﺟُﻬَﺎ ﻓَﻬِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﻣَﺎ ﻫَﺎﺟَﺮَ ﺇِﻟَﻴْﻪِ
“Semua perbuatan tergantung niatnya,
dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan;
barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya,
maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya.
Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau
karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya,
maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan.”.
(HR.Bukhari : 52)

Semoga bermanfaat
"MUHASABAH"

HUKUM MANDI SAMBIL MENYANYI

HUKUM MANDI SAMBIL MENYANYI 

Siapa yang suka mandi sambil menyanyi !!!
Ada yang sayang nih kalau dilewatkan, yuk baca :
Dalam sebuah hadis,Rasulullah bercerita bahwa Iblis meminta tempat tinggal kepada Allah seperti halnya Allah memberikan tempat tinggal kepada anak adam untuk berada di bumi.
"Ya Allah,,adam dan keturunannya Engkau beri tempat tinggal di bumi,,maka berilah pula aku tempat tinggal..!!" Kata Iblis..Allah berfirman,,"Tempat tinggalmu adalah kamar mandi atau tandas"(HR. Bukhari)
Dari situlah kemudian Iblis pun menggoda setiap orang yang memasuki rumahnya yang berupa kmr mandi..
Godaan iblis macam-macam dan aneka warna.contohnya menggoda manusia supaya:

1. Berlama-lama di dalam bilik mandi
2. Bernyanyi atau berkata-kata
3. Bermain-main air atau sesuatu yang lain (bawa hp mendengarkan muzik, ber'facebook') 4. Membisik seseorang supaya kencing sambil berdiri
5. Membiarkan baju yang kotor t'gntung di dalm bilik mandi
6. Melupakan seseorang untuk berdoa ketika hendak masuk atau keluar dari bilik mandi
7. Mengambil whudu sambil telanjang
8. Mencoret-coret dinding bilik mandi
9. Merencanakan kejahatan
10.Onani/masturbasi di dalam bilik mandi, air mani akan bercampur air mani iblis & menyebabkan terlahirlah tuyul.Maka,,hati-hatilah sewaktu dalam bilik mandi atau tandas.Dan tips yang baik adalah mandi,buang air dll sewajarnya saja..
lebih cepat lebih baik
Sekarang Anda mempunyai 3 pilihan:
1. Anda -
Aku akan biarkan tulisan ini tetap di sini saja..
2. Malaikat -
Ingatkan pada teman yang anda kenal...Sebarkanlah..!
3. Syaitan -
Tidak usah penat2 dan sibuk-sibuk menyebarkan tulisan ini..Biarkan saja di sini..Kalau boleh hapus/ tutup saja..Mereka tidak perlu membaca tulisan ini..
ilmu agama... Silakan Share untuk kawan-kawan yang lain...
smoga bermanfaat
.

RAHASIA SUJUD​ ​KETIKA SHOLAT

RAHASIA SUJUD​
​KETIKA SHOLAT


​1. *Sujud* melibatkan 5 anggota badan yang bertumpu pada bumi, yaitu :​
- dahi,
- hidung,
- kedua telapak tangan,
- lutut, dan
- kedua ujung kaki (jari).


​2. Sujud adalah konsep*
- merendahkan diri,
- memuji Allah SWT, dan
- memohon segala macam hajat kepada Allah swt.

​3. Sekaligus, mengikis sifat tercela: riya,sombong, ujub,dan takabur dan lain-lain.

​4. Dr Fidelma O'Leary, Phd Neuroscience dari St Edward's University,
telah menjadi mu'allaf, karena mendapati fakta tentang manfaat sujud bagi kesehatan.​

​5. Dalam kajiannya* ditemukan bahwa ada beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah dan urat ini hanya dimasuki darah ketika manusia bersujud.​

​6. Tetapi urat saraf ini hanya memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja,* yaitu pada waktu-2 sholat yang telah ditetapkan (subuh, zuhur, asar, maghrib dan Isya'). SubhanAllah...​

​7. Jadi, siapa yang tidak solat maka urat ini tidak menerima darah sehingga otaknya tidak berfungsi secara normal.​

​8. Salah satu indikasinya adalah timbul macam-macam gejala sosial di masyarakat yg tidak solat saat ini.​

​9. Karena letak otak di atas jantung, maka kata Prof Hembing, jantung hanya mampu menyalurkan 20% darah ke otak manusia, maka dibantu lagi dengan sujud yang lebih lama agar dapat menambah kekuatan aliran darah ke otak.​

​10. Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Rasulullah saw, supaya kita sujud berlama-lama pada raka'at terakhir

​11. *Manfaat sujud berlama-lama ini adalah untuk* :​
        1. Mencegah pening, 
        2. Terhindar migrain,
        3. Menyegarkan otak,
        4. Menajamkan akal dan fikiran (lebih sensitif),
       5. Melonggarkan sistem pernafasan,
       6. Memperbaiki kandung rahim yang turun,
       7. Menjaga dan menguatkan kedudukan bayi dalam kandungan.
       8. Menghindarkan kandungan sungsang dan lain lain.


​12. Dan yang menakjubkan, jika kita memperhatikan, bentuk saraf yang ada dalam otak kita berbentuk seperti orang yang sedang sujud...​
*SUBHANALAH*

HUKUM MEMOTONG KUKU

HUKUM MEMOTONG KUKU 

   Sunnah memotong kuku itu Pada Hari Senin,Kamis atau Jum'at. Hendaknya jangan memotong kuku dihari yg lainnya..karna ada "atsar" yg lemah bahwa jika memotong kuku di hari tersebut akan menyebabkan beberapa penyakit,Di riwayatkan dalam hadits bahwasanya Rosulullah bersabda _Barang siapa yg memotong kuku pada hari rabu lalu dia terkena penyakit kudis,maka janganlah sekali" menyalahkan (apapun) kecuali dirinya sendiri (yg menyebabkannya

    Ada seorang 'Ulama mendengar hadits tersebut lalu ia berkata Ahhh...ini Hadits nya Dho'if(lemah)..aku tidak akan memotong kuku kecuali pada hari rabu.Ketika dia memotong kukunya pada hari rabu..ia terkena penyakit Kudis,Padahal dia adalah Orang yg Sholih,tapi kadang" Hawa nafsu menang dari sebagian orang" Yg sholih. Saat orang sholih itu tertidur,ia bermimpi bertemu dengan Rosulullah,Orang sholih itu mengadukan kepada Rosulullah Ya Rosulullah..aku terkena penyakit kudis Rosulullah menjawab Bukankah telah sampai kepadamu satu hadits yg dimana aku melarang untuk memotong kuku dihari rabu? Orang sholih itu menjawab Ya Rosulullah..tapi hadits itu tidak shohih,maka dijawab oleh nabi Bukankah telah dikatakan bahwa itu dariku?Lalu rosul meniup bagian tubuhnya yang terkena kudis dan dengan izin allah penyakit kudis orang itu sembuh

Habib salim berkata "Dia itu orang yg Sholih..Adapun seperti kita janganlah seperti itu"
Ketawadhu-an beliau mengatakan bahwa dirinya tidak sholih,Padahal gelar beliau "Shultonul 'ilm" Pemimpinnya para 'ulama

Dikatakan juga bahwasanya barang siapa yg memotong kuku pada hari sabtu,akan terkena penyakit Akalah .. Apa itu penyakit "Akalah" ? Penyakit Akalah adalah penyakit yg memakan (menggerogoti) tulang sedikit demi sedikit hingga habis.


Kesimpulannya hendaklah memotong kuku hanya pada hari senin,kamis atau jum'at
Al-Habib idrus bin umar al-Habsy memotong kukunya pada saat setelah ashar dan berkata Sesungguhnya hari jum'at adalah hari pengampunan..aku suka jika semua anggota tubuhku mendapat ampunan_
Al-Habib salim meneruskan mengajarkan cara memotong kuku -
Jika kamu memotong kuku..potonglah dari tangan sebelah kanan dimulai dari
"Jari kelingking" kemudian "Jari manis" kemudian "Jari tengah" kemudian "Jari telunjuk" kemudian "Jempol"..
Lalu pada tangan sebelah kiri dimulai dari
"Jari telunjuk"
kemudian "Jari tengah" kemudian "Jari manis" kemudian "Kelingking" kemudian diakhiri "Jempol"
#Berkata sebagian 'Ulama bahwa hendaknya memotong dengan cara ini,yaitu dengan cara sebagaimana yg dikatakan didalam sya'ir Potonglah kukumu sesuai sunnah dan adab dengan tangan kanan urutan خوابس sedangkan tangan kiri dengan urutan اوخسب
Tangan kanan "خوابس"
Urutannya :
Kho (خ) itu "Kelingking"
Wau (و) itu "Jari tengah"
Alif (ا) itu "Jempol"
Ba (ب) itu "Jari manis"
Sin (س) itu "Telunjuk"
Sedangkan tangan kiri "اوخسب" 
Urutannya :
Alif (ا) itu "Jempol"
Wau (و) itu "Jari tengah"
Kho (خ) itu "Kelingking"
Sin (س) itu "Telunjuk"
Ba (ب) itu "Jari manis"
Kemudian beliau melanjutkan
Silahkan menggunakan cara yg pertama atau kedua...semuanya sesuai sunnah nabi dan hendaknya saat memotong kuku,kamu dalam keadaan suci (Berwudhu) (Agar anggota tubuh yg terlepas dalam keadaan suci) baik daei hadats kecil maupun hadats besar,karena "Setiap anggota tubuh yg terlepas darimu akan dikembalikan pada hari kiamat".
Jika kamu memotong kuku dalam keadaan junub,maka kuku tersebut nanti akan meminta pertanggung jawaban darimu kelak. Oleh karena itu jika kamu memotong sesuatu dari tubuh baik rambut maupun kuku "Sebaiknya" Kamu dalam keadaan suci dari hadats kecil maupun besar.
Dan setelah kamu memotong kuku..maka cucilah ujung kuku dengar air karena jika kamu tidak mencuci kukumu setelah dipotong..lalu menggaruk tubuhmu memungkinkan akan menimbulkan *penyakit kudis*. Jika kamu sudah mencucinya maka tidak akan terjadi apa" Untuk menggaruk dan sebagainya.
Begitulah seperti apa yg dikatakan para 'Ulama dan yg telah mencobanya
AL-Imam Suftyan ats-sauri Rohimahullahu ta'ala berkata "Tidaklah satu hadits nabi sampai kepadaku kecuali aku akan mengamalkannya walaupun hanya sekali"


SHARING ILMU AQIDAH ISLAM YANG BENAR

PERBEDAAN TAARUF DAN PACARAN

PERBEDAAN TAARUF DAN PACARAN 


1. Di Mata Allah
Di mata Allah, pacaran adalah salah satu perbuatan yang mendekati zina. 
Sebab, di dalam hubungan bernama pacaran itu, semua bentuk zina bisa ditemukan. 
Zina hati, zina mata, zina tangan, zina kaki, zina mulut, dan zina yang terbesar yakni zina farji. Sobat muslim tahu tidak, jika zina itu adalah salah satu dari tujuh dosa besar di dalam islam. Naudzubillahimindzalik.

Bagaimana dengan taaruf? 
Taaruf justru disyariatkan dalam islam, sebelum memulai suatu hubungan bernama pernikahan. Rasulullah menyarankan agar kita mengenal calon pasangan hidup kita, bagaimana agamanya, akhlaknya,wajahnya, keturunannya, dan lain sebagainya. 
Kalau tidak taaruf dikhawatirkan kita akan menyesali pilihan kita itu nantinya.
Tentu dalam bertaaruf ada rambu-rambu yang harus diketahui dan dijalankan, agat tidak sama pengertiannya antara taaruf dan pacaran.


2. Tujuan
Tujuan taaruf sudah jelas, yakni untuk menikah. Sedangkan tujuan pacaran itu bisa macam-macam. 
Coba kamu tanyakan ke teman-teman yang sudah punya pacar atau bahkan kamu sendiri; apakah benar tujuan kalian pacaran untuk menikah? Nah lho…


3. Jangka Waktu
Jangka waktu taaruf maksimal tiga bulan, tentu jika lebih cepat maka lebih baik. 
Kenapa harus dikasih batas waktu? 
Karena jika terlalu lama, dikhawatirkan hati kita akan ternodai dan justru melanggar larangan Allah, selain itu jika lama namanya bukan taaruf tapi pacaran.
.
Kalau pacaran jangka waktunya berapa? Pacaran itu tidak ada batas waktu kan? 
Kamu tidak tahu kapan masa pacaranmu berlangsung. 
Ada yang pacarannya sampai sembilan tahun, ada juga yang cuma satu minggu.


4. Dilihat dari Kesiapan Mental
Orang yang sudah berani untuk taaruf, berarti mentalnya sudah lebih siap untuk menikah, daripada orang yang pacaran. 
Kenapa? Ya, karena tujuan taaruf sudah jelas untuk menikah. 
Jadi, tidak ada unsur main-main lagi di sini. Orang yang menjalaninya sudah benar-benar yakin bahwa dia ingin menikah. 
Sementara itu, orang yang pacaran belum tentu sudah siap menikah, karena toh tujuannya pacaran tidak selalu untuk menikah.


5. Pengaruh Terhadap Hati
BERLAMA-LAMA menjalin hubungan dengan lawan jenis, akan mengotori hatimu. 
Mungkin awalnya biasa saja, tetapi setelah melihat banyak kelebihannya ketika sedang berinteraksi, kamu menjadi terpesona.
.
Yup! Itulah yang terjadi kalau kamu pacaran. Hubungan yang terjalin lama akan mengeratkan hati kalian, padahal kalian belum tentu menikah. Sedangkan taaruf belum tentu. 
Jangka waktu taaruf yang hanya sebentar, tidak akan terlalu berpengaruh terhadap hatimu. Kalau taarufnya tidak jadi, tidak akan nangis Bombay, karena hasil taaruf benar-benar murni keputusan Allah semata.


6. Lebih Menjamin Kebenaran Informasi
Jawab dengan jujur,ya:
Ketika pacaran, apakah kamu menyembunyikan semua kekuranganmu?
Ketika pacaran, apakah kamu menampilkan semua kelebihanmu?
Ketika pacaran, apakah kamu menyembunyikan semua kebiasaan jelekmu?
Ketika pacaran, apakah kamu menampilkan semua kebissaan baikmu?
.
Jika jawabannya YA, 
berarti kamu memang benar-benar hanya ingin pacarmu tahu yang terbaik darimu saja. 
.
Beda dengan taaruf. 
Kamu dilarang berbohong dan wajib menceritakan dirimu apa adanya, di daftar biodata, kamu bahkan bisa mendapatkan beberapa hal yang bisa menjelaskan siapa calonmu itu sebenarnya, seperti: karakter (sifat baik dan sifat buruk) mu atau bahkan penyakit yang pernah diderita. 
Pada saat taaruf, justru kamu akan lebih banyak mengetahui tentang calonmu.


7. Perantara atau Mediator
Perantara atau mediator sangat dibutuhkan dalam taaruf. 
Kamu tidak bisa berdua saja. 
Mengapa?
.
a. Tidak dapat memberikan lebih banyak informasi tentang dia.
Kalau cuma berdua saja, bisa jadi kamu merasa grogi sehingga tidak jadi menanyakan segala hal yang ingin kamu tanyakan kepada calon pasangan hidupmu. 
Ya, kamu sudah menyiapkan bahan pertanyaan, tapi rasa grogi mengalahkan itu semua. 
Atau, kamu merasa tidak enak menayakannya, takut dia tersinggung dan sebagainya. Padahal jelas-jelas pertanyaan-pertanyaan itu wajib kamu tanyakan.
.
b. Rentan terhadap Kebersihan Hati
Kalau cuma berdua, semua hal bisa terjadi. Artinya kata-kata yang seharusnya tidak terlontar ketika baru taaruf pun bisa terlontar. Apalagi yang laki-laki, sudah takdir kalau laki-laki paling jago membuat rayuan gombal. Rayuan itu tidak ada salahnya dilontarkan, tapi nanti kalau sudah ijab sah. 
Kalau belum? Eits, tunggu dulu! Kalau tidak menunggu, bisa mengotori kebersihan hati.
.
c. Tidak Tegas
Seorang perantara akan memberikan jangka waktu kepada calon pasangan suami-istri yang sedang bertaaruf; kapan deadline taaruf, kapan taaruf selanjutnya, kapan pertemuan dengan orangtua, kapan lamaran,dan sebagainya. Semuanya jadi jelas dan tidak akan berlama-lama. 
Berbeda kalau kamu taaruf berdua saja, kamu dan si calon bisa menjadi tidak tegas dalam menentukan deadline taaruf, jadwal taaruf selanjutnya, pertemuan dengan orangtua, lamaran dan sebagainya.


8. Plus-Minus
PACARAN sembilan tahun, tapi tidak jadi menikah dan ternyata malah menikah dengan orang lain? 
Wah, sakit banget kan? 
Berikut ini adalah kekurangan hubungan bernama pacaran:
.
a. Membuang Waktu
Kalau kamu tahu bahwa ternyata kamu menikah dengan si B, dan bukan si A yang dulu menjadi pacarmu selama sembilan tahun, maka lebih baik dari dulu kamu pacran dengan si B. 
Sayang bukan, kalau ternyata waktu sembilan tahunmu itu hanya kamu gunakan untuk mengenal si A yang ternyata tidak jadi menikah denganmu?
Saat taaruf, kamu tidak akan membuang waktu seperti itu. 
Waktu taaruf amat dibatasi, sehingga apabila proses taaruf mengalami kegagalan, kamu tidak akan membuang waktu sampai bertahun-tahun.
.
b. Membuang Uang
Lazimnya saat pacaran, ada acara jalan-jalan bersama sang doi, apakah itu ke mall, nonton di bioskop, minum kopi di kafe, bahkan mentraktir si doi food court, minimal membelikan donat. Semua itu butuh ongkos. Belum lagi memberikan hadiah bila pacar ulang tahun dan beli pulsa demi bisa sering-sering menelepon atau mengiri sms ke doi. Eh, begitu putus pacaran, semua hadiah dikembalikan, yang lebih parah malah dibuang, karena tidak mau mengingat-ingat mantan pacar lagi. Hmmm..cukup banyak juga biaya yang terbuang ya? 
Coba kalau uang itu ditabung untuk biaya menikah? Lebih bermanfaat bukan? 
Tapi pacaran, sudah keluar uang banyak, ternyata tidak jadi menikah dengan si dia.

Bagaimana dengan taaruf? 
Tentu saja kamu tidak perlu keluar uang sepeserpun, kecuali mungkin uang untuk membuat biodata atau cetak foto, hehe. 
Namun, tidak semua gaya taaruf memakai biodata dan foto. 
Ada juga yang langsung berkenalan. 
Intinya, taaruf tidak memakai biaya terlalu banyak.

c. Membuang Tenaga
Mengantar si doi ke mana-mana, sudah tentu butuh tenaga. 
Apalagi kalau mengantar belanja, ditambah disuruh untuk bawa barang ini dan itu. 
Wah, capek banget kan?

Taaruf? Ya, tidak dong. 
Kamu dilarang mengantar si dia ke mana-mana kalau baru taaruf.

d. Korban Perasaan alias Buat Kamu Jadi Baper
Semua juga tahu, saat pacaran kita harus berkorban perasaan. 
Pas kangen, pas cemburu, pas sedih, dan lain-lain. 
Aduh, sungguh sangat sayang jika perasaan itu tidak diberikan ke orang yang tepat, seperti istri atau suami. 
Apalagi kalau kita yang jadi korban putus cinta. Wah, jadi sakitnya tuh di sini kan?

Kalau Taaruf? 
Memang saat taaruf, kita juga mungkin akan mengalami korban perasaan saat taarufmu gagal. 
Tapi cuma sedikit dan sebentar kok, dan Insha Allah tidak akan berlarut-larut . 
Sebab, taaruf ini niatnya memang karena Allah untuk menyempurnakan agama alias menikah, maka rasa sakit itu akan terobati dengan manisnya pahala yang didapat. Amiin.

Nah, sekarang sobat muslim sudah tahu kan bedanya taaruf dan pacaran. 
Mau tunggu apalagi, segera jauhi pacaran dan jika kamu ingin menikah maka lakukan taaruf. Insha Allah berkah !

INILAH AKIBAT SHOLAT DHUHA

INILAH AKIBAT SHOLAT DHUHA

      Banyak Orang Yang belum tahu apa akibat yang akan mereka rasakan bila rajin shalat dhuha.Beruntung sekali anda punya kesempatan membaca tulisan dibawah ini, semoga memjadi pelajaran berharga untuk kita semua.Seperti diungkap oleh Sayid Muhammad bin Alwi al-Maliki dalam bukunya Khasais al-Ummah al-Muhamadiyah tentang keutamaannya, penulis membeberkan keutamaan-keutamaan yang disediakan oleh Allah bagi hamba yang menunaikannya lengkap dengan sumber haditsnya.

Pertama
orang yang shalat Dhuha akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah. “Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Turmudzi)

Kedua
Barangsiapa yang menunaikan shalat Dhuha ia tergolong sebagai orang yang bertaubat kepada Alah. “Tidaklah seseorang selalu mengerjakan shalat Dhuha kecuali ia telah tergolong sebagai orang yang bertaubat.” (HR. Hakim).

Ketiga
Orang yang menunaikan shalat Dhuha akan dicatat sebagai ahli ibadah dan taat kepada Allah. “Barangsiapa yang shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditulis sebagai orang yang lalai. Barangsiapa yang mengerjakannya sebanyak empat rakaat, maka dia ditulis sebagai orang yang ahli ibadah. Barangsiapa yang mengerjakannya enam rakaat, maka dia diselamatkan di hari itu. Barangsiapa mengerjakannya delapan rakaat, maka Allah tulis dia sebagai orang yang taat. Dan barangsiapa yang mengerjakannya dua belas rakaat, maka Allah akan membangun sebuah rumah di surga untuknya.” (HR. At-Thabrani).

Keempat
Orang yang istiqamah melaksanakan shalat Dhuha kelak ia akan masuk surga lewat pintu khusus, pintu Dhuha yang disediakan oleh Allah. “Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pintu bernama pintu Dhuha. Apabila Kiamat telah tiba maka akan ada suara yang berseru, ‘Di manakah orang-orang yang semasa hidup di dunia selalu mengerjakan shalat Dhuha? Ini adalah pintu buat kalian. Masuklah dengan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala.” (HR. At-Thabrani).

Kelima
Allah menyukupkan rezekinya. “Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku (Allah) akan menyukupimu di akhir harimu.” (HR. Abu Darda`).

KEENAM
Orang yang mengerjakan shalat Dhuha ia telah mengeluarkan sedekah. “Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab tiap kali bacaan tasbih itu adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada yang ma’ruf adalah sedekah, mencegah yang mungkar adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu, maka cukuplah mengerjakan dua rakaat sholat Dhuha.” (HR Muslim).

Setelah Baca Tulisan Diatas Masih Punya Alasan Untuk Meninggalkan Shalat Dhuha ?
Shalat Dhuha mempunyai kedudukan mulia. Disunnahkan untuk kita kerjakan sejak terbitnya matahari sampai menjelang datangnya shalat dzuhur.
Syukron ...siapapun yg menulis Pertama tulisan ini semoga kita bisa mengambil pelajaran dan kita amalkan dikeseharian kita.


Modul Nusantara Ke Vihara Sorong

Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah  story telling dan diskusi tanya jawab mendapatkan informasi tentang ...