Wednesday, June 27, 2018

TIDAK ADA PACARAN ISLAMI SEBELUM SUAMI-ISTRIAN !!!

TIDAK ADA PACARAN ISLAMI SEBELUM SUAMI-ISTRIAN!


       Apa itu pacaran? Saya kira kita semua sudah kenyang pengetahuan tentang pacaran. Kenyang pengalaman juga. Pengalaman pribadi atau bisa jadi pengalaman teman sendiri.

Ramai kita dapati putra-putri mengisi hari-hari mudanya dengan pacaran. Sama ramainya kita dapati ustadz-ustadz yang menyampaikan haramnya pacaran. Akun-akun dakwah di setiap medsospun ramai berkicau soalnya. Tentang haramnya pacaran, bukan berita baru lagi. Tapi kok tetap ramai yah pendakwah dunia nyata dan maya mengulang-ulang berita ini? Macam Hot News atau trending topic saja. Mengapa demikian? Karena orang baik tidak akan berhenti menyampaikan kebenaran dan mencegah keburukan hingga dipanggil pulang olehNya. Sama tidak akan berhentinya orang jahat untuk menggiring pada keburukan dan mengusir dari kebaikan hingga dapat hidayah atau didapat malaikat Israil.
   
     Da’i (pengajak kebaikan) tidak lagi menyampaikan haramnya pacaran kalau generasi muda Islam tidak lagi berani me’main’kan game dengan rating mines ini. (Syariat Islam tidak memberi bintang pada game tersebut). Artinya, generasi muda zaman now, masih banyak yang jadi player dari game itu. Itulah sebabnya ramai da’i mengecam dan mereport games pacaran itu.

      Muda-mudi yang tidak kuat menahan diri untuk tidak memadu kasih sebelum “SAH” banyak yang mencari-cari alasan untuk menghalalkan hubungan haram itu. Mereka menyekolahkan pacaran hingga tamat kuliah, lalu diwisuda dan disematkanlah gelar baru untuk wisudawan tersebut. Bertambahlah nama pacaran menjadi, Pacaran, “SYAR’i”. Oh iya, dalam materi kuliahnya wisudawan yang kini bergelar syar’i itu, diajarkan tentang bolehnya pacaran sebelum nikah dengan persyaratan sebagai berikut : - Jalan berduaan tanpa bergandengan tangan.- Makan berduaan sambil suap-suapan asalkan tidak ada sentuhan tangan.- Pergi kajian agama boncengan, dengan catatan si cewek gak boleh meluk dan cowok gak boleh ngerem mendadak.- Saling curhat di room chat asalkan nggak pake sayang-sayangan.

IKHWANI FILLAH, YANG PERLU KITA PAHAMI ADALAH TIDAK ADANYA ISTILAH PACARAN SYAR’I SEBELUM SAH JADI SUAMI-ISTRI.
Boncengan ke pengajian dengan yang bukan mahram lebih keji dari sendirian pergi acara kondangan.

No comments:

Post a Comment

Modul Nusantara Ke Vihara Sorong

Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah  story telling dan diskusi tanya jawab mendapatkan informasi tentang ...