Saturday, August 18, 2018

Ilmu Ta'aruf

ilmu Ta'aruf:
Dalam Islam Ta’aruf HANYA dilakukan oleh yg SIAP MENIKAH.
Mencintai seseorang sebelum waktunya adalah ujian keimanan, ujian kesabaran.
Jangan dituruti sampai berlanjut ke jalan yang dilarang.. .
Sebelum ta'aruf fokus pantaskan diri dgn ibadah, prestasi, karir.
.
.
(Utk wanita, kalau ada lelaki yang ngajak ta'aruf...biar gak di PHP, tanyakan kapan dia SIAP NIKAH nya? Kalau jawabannya masih lama atau gak tentu, berarti ada potensi PHP atau having fun sampai menunggu siap)
.
Islam atur & memfasilitasi melalui menikah. Nah Ta’aruf adalah Jembatan saling mengenal menuju pernikahan yg diajarkan dlm Islam.
.
Belum bisa menafkahi (gak punya uang).. artinya sabar .. jangan bermain cinta dulu. .
Jomblo karena Allah.
Itulah ujian keimanan.
Iman teruji surga balasannya.
.
.
Ta'aruf itu TERJAGA, bukan berduaan nyerempet maksiat. .
Waktu ber ta'aruf relatif singkat tidak berlama-lama.
Jadi, kamu didampingi MEDIATOR/perantara ta'aruf. Biar ada yg membantu prosesnya fokus dan terjaga. Mediatormu bisa Orangtua, saudara, ustadz/ah, Murobi atau teman yang sholeh.
.
.
Cinta itu begitu suci. ia tidak boleh diumbar secara murahan, apalagi melanggar aturan Allah.. akibatnya bisa sampai ke akhirat.
.
Ta'aruf itu kamu & dia saling MENCARI TAHU, mengukur, menilai, bertanya. .
.
Kamu juga bisa cari tau kepada teman kerjanya / tetangganya. Agar dpt tambahan gambaran. Apakah sesuai dengan harapanmu? .
Apakah pantas untuk kamu bawa ke jenjang pernikahan?
.
.
Di awal ta’aruf, kalau belum saling mengenal, boleh BERTUKAR BIODATA. Untuk memudahkan. Plus untuk penilaian awal, kalau memang sudah jauh dari harapan, Gak Perlu ke tahap pertemuan.
.
.
Lalu PERTEMUAN. Didampingi mediator. Kamu & dia saling menjelaskan tentang diri, latar belakang keluarga, pendidikan, pekerjaan, visi misi.. kelebihan kekurangan secukupnya.
.
Tanpa bersentuhan sedikit pun !
.
Pertemuan boleh lebih dari sekali tapi seperlunya & didampingi mediator.
.
.
REDAM BAPER. Saat berta’aruf JANGAN terburu-buru menjatuhkan cinta, tetapi dalami pribadinya. Karena dia yg ta'aruf denganmu belum tentu jodohmu. Berat kalau ditakdirkan berpisah namun dlm kondisi sudah cinta.


No comments:

Post a Comment